Wagub Sarbin Lepas 46 Kafilah Maluku Utara Bertolak ke MTQ Nasional
Sebanyak 46 kafilah Maluku Utara resmi dilepas untuk berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kontingen yang terdiri dari 23 putra dan 23 putri tersebut akan mengikuti tujuh dari delapan cabang lomba yang dipertandingkan dalam MTQ Nasional.
Pelepasan kafilah berlangsung di Asrama Haji Transit Ternate, Rabu, 9 September 2026.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, berpesan agar para peserta tidak menjadikan prestasi sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti ajang nasional tersebut.
Menurut Sarbin, MTQ harus menjadi momentum untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Motivasi membaca Al-Qur’an itu yang paling utama, kemudian memahaminya dan berperilaku berdasarkan Al-Qur’an,” ujar Sarbin.
Sarbin menyadari MTQ merupakan sebuah kompetisi yang memungkinkan adanya peserta yang meraih kemenangan maupun yang belum berhasil.
Karena itu, ia meminta para koordinator dan pembimbing terus memberikan pendampingan kepada peserta, termasuk memastikan latihan dilakukan secara maksimal sebelum tampil di arena lomba.
Para hafiz, hafizah, qari, dan qariah juga diminta terus meningkatkan kemampuan serta aktif berkonsultasi dengan para pembimbing.
“Yang paling penting terus menjaga kekompakan dan jaga nama baik Maluku Utara,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penekanan agar seluruh kafilah tidak hanya fokus pada kemampuan individu, tetapi juga menjaga sikap dan nama baik daerah selama berada di Semarang.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, mengatakan seluruh peserta telah terdaftar melalui sistem e-MTQ dan siap mengikuti tujuh cabang lomba.
Dari 46 kafilah tersebut, rinciannya terdiri atas Tilawatil Qur’an sebanyak delapan peserta, Qira’at Saba’ enam peserta, Hafalan Al-Qur’an delapan peserta, Fahmil Qur’an enam peserta, Syarhil Qur’an enam peserta, Seni Kaligrafi Al-Qur’an 10 peserta, serta Karya Tulis Al-Qur’an dua peserta.
Samsuddin berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik saat berkompetisi di tingkat nasional.
Ia juga berharap keikutsertaan Maluku Utara tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan, tetapi mampu menghasilkan prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah.
Dengan membawa 46 kafilah ke MTQ XXXI Nasional di Semarang, Maluku Utara menargetkan penampilan terbaik sekaligus menjadikan ajang tersebut sebagai ruang untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Join channel telegram infosofifi.id agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








