infosofifi.id
Beranda Pedagogi Seleksi Paskibraka Malut 2026 Gunakan CAT, 60 Pelajar Bersaing Ketat

Seleksi Paskibraka Malut 2026 Gunakan CAT, 60 Pelajar Bersaing Ketat

Peserta seleksi Paskibraka Maluku Utara 2026 saat mengikuti CAT. Foto: Yud

Sebanyak 60 pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara mengikuti seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku Utara tahun 2026 di Kota Ternate.

Seleksi yang berlangsung pada 17 hingga 23 Mei 2026 itu menghadirkan sistem Computer Assisted Test (CAT) sebagai bagian dari upaya modernisasi rekrutmen agar lebih profesional, objektif, dan transparan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maluku Utara, Armin Zakaria, menegaskan penerapan CAT menjadi langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan akuntabel tanpa intervensi.

“Seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel untuk menghasilkan generasi muda berkarakter Pancasila, nasionalis, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Armin saat membuka seleksi di Kota Ternate, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurutnya, seleksi Paskibraka bertujuan menjaring putra-putri terbaik Maluku Utara yang memiliki disiplin tinggi, wawasan kebangsaan, integritas, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan fisik dan mental untuk diproyeksikan menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi hingga nasional.

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari 30 putra dan 30 putri merupakan siswa kelas X SMA, SMK, MA, dan sederajat yang sebelumnya telah lolos seleksi di tingkat kabupaten dan kota.

Dalam tahapan seleksi, peserta tidak hanya mengikuti tes wawasan kebangsaan dan intelegensi umum berbasis CAT, tetapi juga menjalani verifikasi administrasi, tes kesehatan dan parade, peraturan baris-berbaris (PBB), kesemaptaan, tes kepribadian, hingga pantukhir sebelum pengumuman hasil akhir.

Armin menjelaskan, penggunaan CAT dinilai mampu mempercepat proses penilaian sekaligus menghasilkan evaluasi yang lebih terukur dan adil bagi seluruh peserta.

“Melalui sistem ini, kami ingin menciptakan standar baru seleksi Paskibraka yang modern dan terpercaya,” katanya.

Seleksi Paskibraka Maluku Utara 2026 turut melibatkan berbagai unsur lintas lembaga, mulai dari Korem 152/Baabullah, Polda Maluku Utara, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Maluku Utara, psikolog Universitas Khairun Ternate, hingga tenaga medis RSUD Chasan Boesoirie.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Ia berharap, para peserta mampu menjadi generasi muda teladan dan simbol semangat persatuan bangsa.

Melalui proses seleksi ketat dan berbasis teknologi ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap akan lahir calon-calon Paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme kuat untuk mengharumkan daerah di tingkat nasional.

Join channel telegram infosofifi.id agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan