Gandeng ITB, Gubernur Sherly Dorong SDM Malut Masuk Industri Strategis
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menghadiri forum ITB Women in STEAM yang digelar Institut Teknologi Bandung di Kampus ITB Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.
Forum tersebut mempertemukan perempuan inspiratif dari berbagai sektor Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan strategi dalam mendorong inovasi serta kepemimpinan perempuan yang berdampak.
Kegiatan itu juga menjadi momentum penguatan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan ITB dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama oleh Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara dan Gubernur Maluku Utara.
Sherly berharap kerja sama dengan ITB dapat membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Maluku Utara untuk menempati posisi strategis dalam pembangunan daerah, terutama di tengah berkembangnya kawasan industri di wilayah tersebut.
“Kami punya kewajiban untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri Maluku Utara. Banyak tenaga dan skill yang dibutuhkan di bidang metalurgi hingga supply chain (yang relevan dengan keilmuan di ITB),” katanya.
Ia menilai kolaborasi dengan dunia akademik menjadi langkah penting agar investasi dan pengembangan industri di Maluku Utara dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
Selain sektor industri, Sherly juga membuka peluang kolaborasi bersama alumni dan mahasiswa ITB untuk mendukung ketahanan pangan daerah, mulai dari sektor pertanian hingga kelautan.
Sementara itu, Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara menegaskan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kampus harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kerja sama dengan Pemprov Maluku Utara menjadi contoh konkret penerapan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Ilmu yang tidak turun ke masyarakat adalah ilmu yang belum selesai. Forum hari ini adalah pengingat yang sangat kuat bagi kami di ITB bahwa perjalanan sebuah ilmu tidak berakhir di laboratorium atau jurnal internasional, tetapi di kehidupan nyata masyarakat yang kita layani,” ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, ITB akan menjadi mitra strategis jangka panjang Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam pengembangan SDM melalui talent pipeline, riset terapan sesuai kebutuhan daerah, serta program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.
Forum ITB Women in STEAM sendiri diselenggarakan oleh Ikatan Alumni ITB, Salam Ganesha, dan ITB. Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum IA ITB, Agustin Peranginangin serta CEO Salam Ganesha, Vanny W. Katili.
Acara tersebut menghadirkan dua sesi diskusi utama yang membahas keterhubungan kebijakan, akademisi, riset, dan kepemimpinan perempuan dalam menciptakan dampak sosial. Sejumlah tokoh perempuan dari dunia industri, akademik, dan pemerintahan turut menjadi pembicara, termasuk Yani Panigoro, Dea Indriani Astuti, hingga Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono.
Selain penandatanganan kerja sama antara ITB dan Pemprov Maluku Utara, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan kolaborasi antara IA ITB, ITB, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan Adhikari Foundation, serta kerja sama antara IA ITB dan Korporasi ITB Kinarya.
Join channel telegram infosofifi.id agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







