infosofifi.id
Beranda Pedagogi Percepat Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Sherly Temui Empat Ditjen PU

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Sherly Temui Empat Ditjen PU

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat menemui empat Ditjen di Kementerian PU. Foto: Humas Pemprov Maluku Utara

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menunjukkan keseriusannya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat konektivitas dan pembangunan di berbagai sektor.

Keseriusan itu dibuktikan langsung oleh Sherly dengan melakukan serangkaian pertemuan strategis bersama empat Direktorat Jenderal (Ditjen) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin, 11 Mei 2026.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sherly didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, serta Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo.

Dihadapan empat Ditjen, Sherly memaparkan rencana penguatan infrastruktur jalan, pengelolaan sumber daya air, pengembangan kawasan permukiman, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia pada sektor konstruksi di Maluku Utara.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, menjelaskan agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang sebelumnya telah disampaikan kepada Komisi V DPR RI beberapa pekan lalu.

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian usulan Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada Komisi V DPR RI beberapa minggu lalu. Selanjutnya ditindaklanjuti langsung oleh Ibu Gubernur ke Kementerian PU,” kata Risman.

Pertemuan dilakukan secara maraton dengan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Bina Marga, hingga Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA).

Agenda diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi. Kerja sama itu difokuskan pada peningkatan kompetensi tenaga ahli dan tenaga kerja jasa konstruksi di Maluku Utara.

Tak hanya itu, program tersebut juga mencakup pengembangan pendidikan vokasi dan sekolah menengah kejuruan (SMK) bidang konstruksi guna menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing.

“Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi jasa konstruksi di Maluku Utara, sekaligus menyiapkan kebutuhan tenaga kerja konstruksi melalui pendidikan vokasi,” ujar Risman.

Usai penandatanganan MoU, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyerahkan sejumlah usulan program infrastruktur permukiman dan layanan dasar kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Sementara dalam audiensi bersama Direktorat Jenderal Bina Marga, Gubernur Sherly menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di Maluku Utara. Pertemuan itu turut dihadiri Direktur Jenderal Bina Marga beserta sejumlah pejabat teknis kementerian.

Plt Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, mengatakan koordinasi tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat realisasi pembangunan jalan di daerah.

“Ibu Gubernur menyampaikan sejumlah usulan program jalan di Provinsi Maluku Utara dalam agenda koordinasi program bina marga,” kata Abdul Hamid.

Rangkaian koordinasi kemudian ditutup dengan audiensi bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) yang membahas program pengelolaan dan pengembangan sumber daya air di Maluku Utara.

Melalui langkah aktif ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur semakin kuat, sekaligus mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor konstruksi di daerah.

Join channel telegram infosofifi.id agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan