infosofifi.id
Beranda Pedagogi NHM Jadikan BK3N 2026 Tonggak Budaya Keselamatan Tambang

NHM Jadikan BK3N 2026 Tonggak Budaya Keselamatan Tambang

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) resmi membuka rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026 melalui apel pembukaan di Lapangan Sepak Bola Gosowong, Provinsi Maluku Utara, Senin (12/1/2026). (Foto: NHM)

Gosowong: PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) resmi membuka rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026 melalui apel pembukaan di Lapangan Sepak Bola Gosowong, Provinsi Maluku Utara, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis penguatan budaya keselamatan kerja sekaligus tata kelola pertambangan yang aman, profesional, dan berkelanjutan.

Apel pembukaan diikuti jajaran manajemen, karyawan lintas departemen, serta mitra kerja. NHM memanfaatkan momentum tersebut untuk mengonsolidasikan komitmen bersama agar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melekat sebagai nilai inti dalam seluruh aktivitas operasional tambang emas Gosowong.

Pelaksanaan BK3N 2026 mengacu pada edaran Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang terkait tema dan pedoman Bulan K3 Nasional Pertambangan 2026, yakni “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Tema ini menegaskan pentingnya sinergi kompetensi sumber daya manusia, sistem pengelolaan risiko yang kuat, serta kolaborasi lintas fungsi sebagai fondasi keselamatan di sektor pertambangan yang memiliki peran strategis bagi pembangunan nasional.

Mewakili Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, apel dipimpin General Manager Geology, Resources and Support – Project & Planning, Denny Lesmana. Dalam amanatnya, Denny menekankan bahwa keselamatan kerja tidak boleh dipahami sebagai kewajiban administratif semata, melainkan nilai inti yang menjiwai setiap proses kerja.

“Tema BK3N 2026 bukan sekadar slogan, melainkan fondasi dan arah dalam menjalankan operasional tambang secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Denny menjelaskan, pilar profesional diwujudkan melalui peningkatan kompetensi pekerja dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP). Pilar andal difokuskan pada penguatan sistem pengelolaan keselamatan—mulai dari inspeksi peralatan berkala, pelaporan kondisi tidak aman, hingga penguatan budaya K3 di seluruh area kerja. Sementara pilar kolaboratif menegaskan bahwa keselamatan pertambangan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen perusahaan dan mitra kerja.

“Dunia tambang adalah kerja ekosistem. Karena itu, tidak boleh ada silo mentality yang justru menghambat tujuan bersama dalam mewujudkan keselamatan pertambangan,” ucapnya.

Sejalan dengan semangat BK3N 2026, NHM terus memperkuat implementasi kebijakan K3L melalui Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), Audit Eksternal ISO 14001 dan ISO 45001, penerapan Critical Control Management (CCM), serta Leadership Walk About (LWA) secara konsisten di seluruh area kerja. Upaya tersebut diarahkan pada pengelolaan risiko secara proaktif guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan minim insiden.

Rangkaian BK3N 2026 di Gosowong ditandai dengan penyerahan bendera K3 kepada panitia sebagai simbol dimulainya berbagai kegiatan selama satu bulan ke depan. Agenda yang disiapkan meliputi donor darah, Fun Run Steps to Wellness, seminar kesehatan karyawan, serta seminar kesehatan gigi dan mulut. Program-program ini menegaskan komitmen berkelanjutan NHM dalam meningkatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan pekerja, sekaligus mendukung penguatan praktik keselamatan kerja di industri pertambangan nasional.

Join channel telegram infosofifi.id agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan