Peringati Hari Lahir Pancasila, Wagub Sarbin Serukan Penguatan Ideologi Bangsa
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin 1 Mei 2026.
Upacara yang dimulai pukul 09.00 WIT itu diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, para asisten, staf ahli gubernur, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), hingga unsur pelajar.
Bertindak sebagai komandan upacara, Kepala Bidang Penegakan Perda, Ridwan Harun, S.Sos., M.Si. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kebesaran, laporan komandan upacara, penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, serta mengheningkan cipta.
Dalam kesempatan tersebut, Sarbin Sehe membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan.
“Hari Lahir Pancasila lebih dari sekadar seremoni tahunan. Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Sarbin.
Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama yang menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia.
“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan bintang penuntun dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.
Pada peringatan tahun ini, pemerintah mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya penting dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga relevan sebagai kontribusi Indonesia bagi terciptanya perdamaian dunia.
Sarbin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari jadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology yang hadir dalam setiap tindakan dan keputusan kita sebagai bangsa,” tuturnya.
Ia menambahkan, penguatan ideologi Pancasila juga menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana tertuang dalam program prioritas Asta Cita.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Momentum tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menjaga serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Join channel telegram infosofifi.id agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now





