Gubernur Sherly Pastikan Pengembangan Pelabuhan Mudaffar Sjah, Administrasi Hibah Ditarget Rampung Tahun Ini
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyatakan dukungannya terhadap rencana hibah Pelabuhan Mudaffar Sjah kepada Kementerian Perhubungan.
Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur pelabuhan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Sherly saat menghadiri kegiatan Gebyar Pasar Murah di Terminal Pasar Dufa-dufa, Kota Ternate, Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan tersebut juga disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam kesempatan itu, Sherly menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate melalui Sekda untuk menyiapkan proses administrasi hibah aset pelabuhan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Jika administrasinya selesai tahun ini, saya minta doanya agar tahun depan Pelabuhan Mudaffar Sjah sudah bisa mulai dibangun,” ujar Sherly.
Menurutnya, pembangunan pelabuhan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Dufa-dufa dan sekitarnya.
Kehadiran gubernur di lokasi kegiatan juga sekaligus merespons aspirasi masyarakat yang sebelumnya sempat melakukan aksi protes terkait pengalihan tambat labuh pada 26 Februari lalu.
Selain membahas rencana pembangunan pelabuhan, Sherly juga menyampaikan program pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku Utara selama bulan suci Ramadan.
Ia menjelaskan, sebanyak 14 ribu paket sembako murah disiapkan untuk membantu masyarakat. Paket tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 4 ribu paket dan Dinas Pangan sebanyak 10 ribu paket.
Dalam paket sembako tersebut, masyarakat dapat memperoleh beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, serta minyak goreng 2 liter dengan harga Rp50 ribu per paket.
Sherly juga memastikan ketersediaan minyak goreng Minyakita di Pasar Higienis Ternate melalui empat penyalur resmi dengan harga Rp15.700 per liter.
“Kalau nanti membeli, pastikan ada logo penyalur Bulog. Jika mereka menjual tidak sesuai harga, silakan dilaporkan,” tegasnya.
Kegiatan Gebyar Pasar Murah ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Ketua TP PKK Maluku Utara Rusni Sarbin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








